Berikut ini yaitu berkas modul Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013. Download file format .docx Microsoft Word dan PDF.
![]() |
| Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013 |
Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013
Berikut ini kutipan teks dari isi berkas modul Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013 yang merupakan salah satu bahan BIMTEK (Bimbingan Teknis) Implementasi Kurikulum 2013 untuk SMK yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMK - Dirjen Dikdasmen - Kemdikbud Tahun 2017:
Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013
Konsep
Tahapan Penilaian
Tahap Pelaksanaan
Pelaksanaan penilaian sangat tergantung dari tujuan penilaian, bentuk penilaian, serta dimensi atau ranah yang akan dinilai. Proses penilaian untuk perbaikan proses pembelajaran pelaksanaannya sedikit berbeda dengan penilaian untuk mengukur sejauh mana penguasaan penerima didik pada kompetensi tertentu. Demikian pula halnya, proses penilaian pada ranah perilaku berbeda dengan proses penilaian ranah pengetahuan atau ranah keterampilan. Oleh karena itu proses penilaian mampu dilaksanakan sebelum, selama, atau sehabis kegiatan pembelajaran.
Tahap Analisis Hasil Penilaian, Pengolahan dan Tindak Lanjut
Analisis hasil penilaian bertujuan untuk mengetahui indikator apa saja yang sudah atau belum dikuasai oleh penerima didik. Dari hasil analisis ini mampu diketahui penerima didik yang memerlukan pembelajaran remedial atau pembelajaran pengayaan. Adapun pengolahan hasil penilaian disesuaikan dengan ranah kompetensi, sebagaimana tercantum dalam Panduan Penilaian pada Sekolah Menengah Kejuruan yang dikeluarkan oleh Direktorat PSMK. Hasil analisis juga mampu digunakan sebagai salah satu bahan refleksi untuk perbaikan proses pembelajaran.
Kriteria Praktik Penilaian yang Baik
Mengacu pada aneka macam model, pendekatan, prinsip, dan tujuannya, praktik penilaian oleh pendidik disebut baik apabila memenuhi kriteria tersebut di bawah ini, yaitu:
Kriteria yang terakhir tersebut yaitu aksesori khusus untuk penlaian autentik, penilaian yang dianjurkan dalam Kurikulum 2013.
Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013
Konsep
- Penilaian yaitu proses pengumpulan dan pengolahan info untuk mengukur pencaaian hasil berguru penerima Didik (PP Nomor 13 tahun 2015).
- Ada tiga macam penilaian, yaitu penilaian oleh pendidik, penilaian oleh satuan pendidikan dan penilaian oleh pemerintah.
- Penilaian hasil berguru oleh pendidik yaitu proses pengumpulan informasi/data tentang capaian berguru penerima didik dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berkala dan sistematis untuk memantau proses, kemajuan berguru dan perbaikan hasil berguru melalui penugasan dan penilaian hasil belajar.
- Penilaian hasil berguru oleh satuan pendidikan yaitu proses pengumpulan informasi/data tentang capaian berguru penerima didik dalam aspek pengetahuan dan aspek keterampilan yang dilakukan secara berkala dan sistematis dalam bentuk penilaian final dan ujian sekolah/madrasah.
- Penilaian hasil berguru oleh pendidik berfungsi untuk memantau kemajuan belajar, memantau hasil belajar, dan mendeteksi kebutuhan perbaikan hasil berguru penerima didik secara berkesinambungan.
- Penilaian hasil berguru oleh pendidik bertujuan: a. Mengetahui tingkat penguasaan kompetensi. b. Menetapkan tingkat penguasaan kompetensi. c. Menetapkan acara perbaikan atau pengayaan berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi. d. Perbaikan proses belajar.
- Lingkup penilaian hasil berguru oleh pendidik meliputi aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan.
- Penilaian kinerja merupakan penilaian yang dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran.
- Penilaian autentik yaitu suatu proses pengumpulan, pelaporan, dan penggunaan info tentang hasil berguru siswa, dengan menerapkan prinsip-prinsip penilaian, pelaksanaan berkelanjutan, bukti-bukti autentik, akurat, dan konsisten sebagai akuntabilitas publik.
Tahapan Penilaian
- Tahap persiapan, meliputi: a. Mengkaji kompetensi dan silabus sebagi contoh dalam membuat rancangan dan kriteria penilaian. Kegiatan penting pada proses ini yaitu mencermati dimensi kompetensi dan bahan yang termuat dalam pada kompetensi dasar. Yang perlu diperhatikan, KD tersebut termasuk ranah pengetahuan, ranah keterampilan, atau ranah sikap. Apabila KD tersebut termasuk ranah pengetahuan, level kompetensi mirip apa yang dituntut, apakah level memahami, menerapkan, menganalisis atau mengevaluasi. Apabila kompetensi yang terkandung dalam KD tersebut ranah keterampilan, perlu diidentifikasi apakah keterampilan kasatmata tingkat imitasi, manipulasi, presisi, artikulasi atau naturalisasi atau asing tingkat mengolah, menalar, atau menyajikan. Hal lain yang perlu dicermati saat melakukan kajian KD yaitu ialah keluasan dan kedalaman bahan yang harus dikuasai penerima didik serta tipe pengetahuan yang akan diujikan.
- Mengembangkan indikator; Dari hasil kajian akan diketahui dimensi kompetensi yang harus dicapai, serta ruang lingkup dan kedalaman bahan yang harus dikuasai oleh penerima didik. Hasil kajian kemudian digunakan untuk menyusun indikator pencapaian kompetensi (IPK). IPK yaitu perilaku yang mampu diukur dan atau diamati untuk menyampaikan ketercapain KD tertentu yang menjadi contoh penilaian. Oleh karena itu IPK harus selaras dengan KD. Satu KD mampu diturunkan menjadi beberapa IPK.
- Membuat rancangan dan kriteria penilaian. Bentuk penilaian dipilih berdasarkan KD dan IPK. Pada tahapan ini akan ditentukan bentuk penilaian mirip ulangan, pengamatan, penugasan, portofolio, dan bentuk-bentuk penilaian lainnya. Instrumen penilaian dikembangkan berdasarkan IPK dan bentuk penilaian yang dipilih. Rancangan dan kriteria penilaian dibuatkan dalam bentuk kisi-kisi, yang memuat komponen KD, IPK, materi, indikator, bentuk penilaian, dan soal atau tugas. Semua rancangan tersebut dicantumkan dalam RPP, sebagai sebuah kesatuan dengan rancangan pembelajaran.
Tahap Pelaksanaan
Pelaksanaan penilaian sangat tergantung dari tujuan penilaian, bentuk penilaian, serta dimensi atau ranah yang akan dinilai. Proses penilaian untuk perbaikan proses pembelajaran pelaksanaannya sedikit berbeda dengan penilaian untuk mengukur sejauh mana penguasaan penerima didik pada kompetensi tertentu. Demikian pula halnya, proses penilaian pada ranah perilaku berbeda dengan proses penilaian ranah pengetahuan atau ranah keterampilan. Oleh karena itu proses penilaian mampu dilaksanakan sebelum, selama, atau sehabis kegiatan pembelajaran.
Tahap Analisis Hasil Penilaian, Pengolahan dan Tindak Lanjut
Analisis hasil penilaian bertujuan untuk mengetahui indikator apa saja yang sudah atau belum dikuasai oleh penerima didik. Dari hasil analisis ini mampu diketahui penerima didik yang memerlukan pembelajaran remedial atau pembelajaran pengayaan. Adapun pengolahan hasil penilaian disesuaikan dengan ranah kompetensi, sebagaimana tercantum dalam Panduan Penilaian pada Sekolah Menengah Kejuruan yang dikeluarkan oleh Direktorat PSMK. Hasil analisis juga mampu digunakan sebagai salah satu bahan refleksi untuk perbaikan proses pembelajaran.
Kriteria Praktik Penilaian yang Baik
Mengacu pada aneka macam model, pendekatan, prinsip, dan tujuannya, praktik penilaian oleh pendidik disebut baik apabila memenuhi kriteria tersebut di bawah ini, yaitu:
- Penilaian dikembangkan dari kurikulum.
- Memotivasi penerima didik.
- Menjadi satu kesatuan dalam pembelajaran.
- Merangsang kompetensi masa depan.
- Penilaian dilakukan secara konsisten.
- Dapat digunakan untuk mengetahui hasil berguru penerima didik.
- Penilaian mampu digunakan untuk perbaikan proses pembelajaran.
- Berkaitan dengan kompetensi penerima didik.
- Realistis dan kontekstual.
Kriteria yang terakhir tersebut yaitu aksesori khusus untuk penlaian autentik, penilaian yang dianjurkan dalam Kurikulum 2013.
Download Modul Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013
Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas modul Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013 ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:Download File:
Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013.pdf
Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013.docx
Sumber: http://psmk.kemdikbud.go.id/
Demikian yang mampu kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file modul Praktik Baik (Best Practice) Penilaian Hasil Pembelajaran SMK Kurikulum 2013. Semoga mampu bermanfaat.

Post a Comment