Halloween Costume ideas 2015

Panduan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Paud Ra Tk Kb

Berikut ini yakni berkas Pedoman/Panduan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB. Download file format PDF dan .docx Microsoft Word. Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB ini diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014.

Seperti dijelaskan oleh Direktorat Pembinaan PAUD Penerapan pembelajaran dengan pendekatan saintifik diharapkan bisa mengoptimalkan  potensi  anak,  sehingga  anak  usia  dini  tumbuh  dan  menjelma sumber daya manusia yang mempuni, handal, kompetitif, kreatif, dan tangguh. Apabila dalam penerapan pembelajaran dengan pendekatan saintifik mengalami kesulitan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan guru inti dan mendiskusikannya di Gugus PAUD.

Panduan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak Panduan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Paud Ra Tk Kb
Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB

Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB

Berikut ini kutipan teks dari isi berkas Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB:

Latar Belakang
Pembelajaran merupakan bentuk penyelenggaraaan pendidikan yang memadukan secara sistematis dan berkesinambungan suatu kegiatan. Kegiatan pembelajaran sanggup dilakukan di lingkungan lembaga dan luar lembaga dalam wujud penyediaan majemuk pengalaman berguru untuk semua peserta didik. Kegiatan pembelajaran sebagai suatu proses harus disusun berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran.

Kegiatan pembelajaran dirancang mengikuti prinsip-prinsip pembelajaran, baik terkait dengan keleluasaan bahan/materi, pengalaman belajar, kawasan dan waktu belajar, alat/sumber belajar, bentuk pengorganisasian kelas dan cara penilaian. Dalam aktivitas pembelajaran PAUD, Pendidik perlu memperlihatkan dorongan dan tunjangan kepada peserta didik untuk mengungkapkan kemampuannya dalam membangun gagasan.

Pendidik berperan sebagai fasilitator dan bertanggung jawab untuk menciptakan situasi yang sanggup menumbuhkan prakarsa, motivasi dan tanggung jawab peserta didik untuk belajar. Di samping itu dalam mengelola aktivitas pembelajaran, pendidik hendaknya bisa mengembangkan pola interaksi dengan banyak sekali pihak yang terlibat di dalam pembelajaran dan harus pintar memotivasi peserta didik untuk terbuka, kreatif, responsif, dan interaktif dalam aktivitas pembelajaran.

Kualitas pembelajaran sanggup diukur dan ditentukan oleh sejauh mana aktivitas pembelajaran tertentu sanggup menjadi alat perubah perilaku peserta didik ke arah yang sesuai dengan tujuan kompetensi yang telah ditetapkan.

Oleh lantaran yakni itu, pendidik PAUD diharapkan bisa merancang, mengembangkan dan melakukan aktivitas pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik, kebutuhan dan perkembangan peserta didik. Untuk membantu kemampuan Pendidik PAUD dalam menyusun planning pelaksanaan pembelajaran, dipandang perlu menyusun modul Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran PAUD.

Tujuan
  1. Sebagai pedoman bagi pengelola dalam merencanakan pelaksanaan pembelajaran PAUD berdasarkan Kurikulum PAUD 2013.
  2. Acuan bagi pendidik menyusun planning pelaksanaan pembelajaran (RPP).

Dasar
  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 perihal Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-undang No. 23 Tahun 2002 perihal perlindungan anak;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 perihal Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 perihal Standar Nasional Pendidikan;
  4. Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 perihal Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
  5. Peraturan Menteri No. 137 Tahun 2014 perihal Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini;
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 146 Tahun 2014 perihal Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.

Sasaran
  1. Pengelola di lembaga PAUD
  2. Pendidik di lembaga PAUD
  3. Pengawas/penilik PAUD
  4. UPT/UPTD Dinas Pendidikan

Rambu Penyusunan Rencana Pembelajaran
Rencana pelaksanaan pembelajaran merupakan kurikulum operasional yang dijadikan pola bagi guru untuk mengelola aktivitas bermain untuk mendukung anak dalam proses belajar.

Rencana pelaksanaan pembelajaran dibuat sebelum pelaksanaan pembelajaran. Rencana pembelajaran harus mengacu kepada karakteristik (usia, sosial budaya dan kebutuhan individual) anak yang terlibat dalam pembelajaran.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebagai pola guru dalam melakukan pembelajaran untuk:
  • mendukung keberhasilan pelaksanaan pembelajaran.
  • mengarahkan guru untuk menyiapkan alat dan materi yang diperlukan.
  • mengarahkan guru untuk membangun sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diharapkan dimiliki anak.
  • mendukung keberhasilan pelaksanaan pembelajaran.

Rambu-rambu penyusunan planning pelaksanaan pembelajaran:
  • Mengacu pada kompetensi dasar (KD) yang memuat sikap, pengetahuan, dan keterampilan utnuk mewujudkan ketercapaian Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) yang mencakup nilai agama dan moral, motorik, kognitif, bahasa, social emosional dan seni.
  • Memuat materi yang sesuai dengan KD dan dikaitkan dengan tema.
  • Memilih aktivitas selaras dengan muatan/ materi pembelajaran.
  • Mengembangkan aktivitas main yang berpusat pada anak.
  • Menggunakan pembelajaran tematik.
  • Mengembangkan cara berfikir saintifik.
  • Berbasis budaya lokal dan memanfaatkan lingkungan alam sekitar, sebagai media bermain anak.

Menurunkan KD menjadi Materi/Muatan Ajar
Pada pembelajaran PAUD hal yang terpenting yakni proses berguru yang menumbuhkan anak senang belajar, senang melakukan proses saintis, BUKAN menekankan pada penguasaan materi lantaran yakni penilaian atau assessment pada jadwal anak usia dini merujuk pada tahap perkembangan. Inilah keunikan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Namun demikian proses pembelajaran pada anak usia dini yang dilakukan melalui aktivitas bermain juga memperlihatkan penambahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak yang sesuai dengan Kompetensi Dasar dengan memperhatikan kemampuan yang sesuai tahap perkembangan anak pada usia tertentu pada umumnya. Oleh lantaran yakni itu pendidik juga harus bisa menurunkan materi yang sesuai dengan Kompetensi Dasar.

Perlunya Pemahaman Materi:
  1. Mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak
  2. Memperluas pengalaman bermain yang bermakna
  3. Menumbuhkan minat berguru anak
Langkah penyusunan materi:
  1. Pahami inti muatan dari setiap kompetensi dasar. Kemampuan apa yang diharapkan dari KD tersebut.
  2. Pahami keluasan cakupan materi yang termuat dalam KD.
  3. Pahami kedalaman materi yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
  4. Sesuaikan dengan visi yang ingin diwujudkan dan Tujuan yang ingin dicapai pada anak didik selama berguru di Satuan Taman Kanak-kanak Pembina Negeri.
  5. Tentukan prioritas materi yang mendukung pencapaian KD 

Perencanaan Program Semester
Perencanaan jadwal semester berisi daftar tema satu semester termasuk alokasi waktu setiap tema dengan menyesuaikan hari efektif kalender pendidikan yang bersifat fleksibel. Tema berfungsi sebagai wadah yang berisi materi aktivitas untuk mengembangkan potensi anak dan menyatukan seluruh kompetensi dalam satu kesatuan yang lebih berarti, memperkaya wawasan dan perbendaharaan kata anak sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Penentuan tema sanggup dikembangkan oleh satuan PAUD atau mengacu pada rujukan tema yang ada dalam Panduan. Langkah-langkah penyusunan jadwal semester yakni sebagai berikut:
a) menciptakan daftar tema satu semester;
b) memilih, menata dan mengurutkan tema yang sudah dipilih
c) menentukan alokasi waktu untuk setiap tema;
d) menjabarkan tema kedalam sub tema dan sanggup dikembangkan lebih rinci lagi menjadi sub-sub tema untuk setiap semester;
e) mencermati kompetensi dasar yang sesuai dengan sub tema yang akan dikembangkan.
f) KD yang ditetapkan akan dipakai selama tema yang sama
g) KD yang sudah dipilih untuk tema sanggup dibagi ke dalam beberapa kelompok yang diubahsuaikan dengan sub tema.
h) KD yang diambil untuk sub tema tersebut akan dipakai terus selama sub tema dibahas.
i) KD yang sudah dipakai pada tema dan sub tema sanggup diulang untuk dipakai kembali pada tema yang berbeda.

Dalam menyusun perencanaan jadwal semester, lembaga diberikan keleluasaan dalam menentukan format. 

Perencanaan RPPM (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan)
Perencanaan jadwal mingguan merupakan planning aktivitas yang disusun untuk pembelajaran selama satu minggu. Perencanaan aktivitas mingguan sanggup berbentuk jaringan tema (web). Jaringan tema berisi projek- projek yang akan dikembangkan menjadi kegiatan-kegiatan pembelajaran.

Pada simpulan satu atau beberapa tema sanggup dilaksanakan aktivitas puncak tema yang memperlihatkan prestasi peserta didik. Puncak tema sanggup berupa aktivitas antara lain menciptakan kue/makanan, makan bersama, festival hasil karya, pertunjukan, panen tanaman, dan kunjungan.

Penyusunan RPPM memperhatikan hal-hal berikut:
  1. Diturunkan dari program
  2. Berisi sub tema � KD � materi � planning kegiatan
  3. Penyusunan aktivitas mingguan diubahsuaikan dengan strategi pengelolaan kelas (area, sentra, kelompok usia) yang ditetapkan masing-masing satuan PAUD.

Cara penyusunan RPPM:
  1. Tuliskan Identitas Program; a. Smester/ bulan/ minggu b. Tema c. Kelompok sasaran d. Kompetensi dasar.
  2. Mengembangkan planning mingguan; a. Nomor urut diisi sesuai urutan, b. Sub tema diambil dari pecahan tema di jadwal semester, c. Materi diturunkan dari pengetahuan yang akan dikenalkan sesuai KD, d. Rencana aktivitas diisi dengan jenis aktivitas yang akan dilakukan anak selama satu minggu.
  3. Pengulangan Materi

Materi yang ditetapkan pada setiap sub tema akan dipakai terus selama sub tema tersebut dibahas tetapi disampaikan melalui aktivitas bermain yang berbeda di setiap sentra/area/kegiatan sudut. 

Penyusunan RPPH (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian)
Rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH) yakni perencanaan jadwal harian yang akan dilaksanakan oleh pendidik/pengasuh pada setiap hari atau sesuai dengan jadwal lembaga. Komponen RPPH, antara lain: tema/sub tema/sub-sub tema, alokasi waktu, hari/tanggal, aktivitas pembukaan, aktivitas inti, dan aktivitas penutup.

RPPH yakni perencanaan jadwal harian yang akan dilaksanakan oleh pendidik/pengasuh pada setiap hari atau sesuai dengan jadwal lembaga. Komponen RPPH, antara lain: tema/sub tema/sub- sub tema, alokasi waktu, hari/tanggal, aktivitas pembukaan, aktivitas inti, dan aktivitas penutup.

Cara Penyusunan RPPH:
  1. Disusun berdasarkan aktivitas mingguan.
  2. Kegiatan harian berisi aktivitas pembuka, inti, dan penutup.
  3. Pelaksanaan pembelajaran dalam satu hari dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.
  4. Penyusunan aktivitas harian diubahsuaikan dengan kondisi satuan pendidikan masing-masing dan menggunakan pendekatan saintifik.
  5. Kegiatan harian sanggup dibuat oleh satuan pendidikan dengan format sesuai kebutuhan masing-masing.

    Download Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan/Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB ini silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

    Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB



    Download File:

    Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB.pdf
    Contoh Format RPPM, RPPH, Program Semester, Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB.docx


    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Pedoman Penyusunan Perencanaan Pembelajaran PAUD RA Taman Kanak-kanak KB. Semoga bisa bermanfaat.

    Post a Comment

    MKRdezign

    Contact Form

    Name

    Email *

    Message *

    Powered by Blogger.
    Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget